Arsip

Archive for September, 2007

It’s about “Ass”

September 29, 2007 5 komentar

Coba apa yang anda pikirkan tentang kata yang saya beri tanda petik di bagian judul di atas -apalagi dengan judul yang berbahasa Inggris begitu-? Seandainya sama dengan yang saya pikirkan, maka ass artinya adalah ….

Walaupun bukan ass seperti yang dimaksud di atas, sebenarnya ass yang mau saya bahas tetap ada hubungannya dengan yang di atas (halah kok njelimet banget!). Baca selanjutnya…

Susah banget sih keluarnya …?

September 28, 2007 1 komentar

Hayyoo jangan berpikir macem-macem ya setelah baca judul postingan ini, dan sebelum membaca isinya! Baca selanjutnya…

The Next Chapter of Ratu Adil….

September 8, 2007 4 komentar

Wah wah wah …. gak nyangka ternyata dalam sehari saja si ratu -yang katanya- adil itu sudah membuat heboh dunia per-blogger-an Indonesia, khususnya para blogger mania yang bermarkas di wordpress.com.

Kehebohan itu berupa komentar dan kegeraman yang bermacam-macam. Bukan cuma disebabkan oleh isi blog nya yang “kurang waras” dan “cacat riset” dimana-mana itu, tapi juga disebabkan oleh tingkah si ratu -yang tetep ngaku- adil yang menyensor bahkan mengedit plus mengganti komen-komen yang masuk ke blog nya. Baca selanjutnya…

Ratu Adil?? Edyan tenaaan!

September 7, 2007 6 komentar

Gak tau kenapa, tiba-tiba malam ini saya berkelana dari satu situs ke situs lain yang isinya kurang lebih “serang menyerang antar agama”. Mulai dari forum komunikasi yang isinya adalah user-user -yang menurut saya sok tahu- ngomongin agama lain, sementara saya yakin mereka juga gak paham2 banget tentang agamanya. Sampai pada situs yang gila banget menurut saya, dan ini yang mau saya bahas sedikit disini. Baca selanjutnya…

Fidelity Testing = Feeding Testing

September 4, 2007 4 komentar

 

-The main risk we have to take when we decide to trust someone is being disappointed-

Beberapa waktu yang lalu, ada seorang teman yang menanyakan pendapat saya tentang: Apakah perlu melakukan test kesetian kepada pasangan kita?

Saya tanya dia, “Kenapa? Memang harus yaa??”

Dia jawab, “Nggak sih! Cuma penasaran dan buat memastikan aja, apa dia setia atau nggak sama aku”

Saya cuma terseyum dan menjawab, “Kalau buatku sih gak perlu. Bukan gak penting lho yaa, cuma gak perlu! Halah!”

Dan inilah alasan saya: Baca selanjutnya…