Si Histrionik

Pagi ini dapat sharing-email dari dokter di field. Isinya cukup menarik juga:
Tentang salah satu bentuk kepribadian, yang disebut HISTRIONIK. Menurut dokter, orang dengan kepribadian seperti ini biasanya selalu berupaya menarik perhatian lingkungan sebanyak-banyaknya demi kepuasan dan kenyamanan diri sendiri dengan berbagai cara. Salah satu cara yang efektif, adalah dengan mengeluhkan gangguan kesehatan.

Si Histrionik ini akan memanipulasi keadaan secara verbal sehingga lingkungan akan yakin pada penyakit yang dia derita dengan harapan akan diberi pelayanan, perhatian dan kasih sayang yang dia inginkan.

Mengapa si Histrionik ini menggunakan penyakit?
Karena lingkungan budaya kita memungkinkan orang berlindung di balik penyakit demi kasih sayang, perhatian, dan pelayanan. Biasanya orang sakit mendapat tempat paling istimewa, dia bisa melepas tanggung jawab tanpa malu, mendapat buah-buahan, makanan berlimpah, perhatian dan lepas sejenak dari tuntutan hukum.

Wah, melihat deskripsi dari dokter aku tiba-tiba jadi ingat tentang kebiasaan beberapa -oknum- pejabat di negara ini yang sering tiba-tiba jadi sakit, waktu dapat masalah yang berkaitan dengan hukum.

Yang tadinya segar bugar, tiba-tiba jadi tepar dan terkapar. Padahal kalau didapuk untuk menjabat satu jabatan, walaupun sakit pasti akan dibela-belain untuk tampil sehat atau tetap berusaha menjabat walaupun sakit, sambil bilang gini, “Yaa demi negara, saya rela menerima jabatan ini. Walaupun saya sedang sakit. Hingga matipun rela!” hehehehe ….

Mudah-mudahan ini cuma kebiasaan segelintir orang aja. Hidup Indonesia! Lho kok?!

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: